By: Ivan Madrid Asmaji (11711014).
PAI A6
Kapuas Hulu merupakan
salah satu daerah yang terdampak virus covid-19. Dalam data test yang dilakukan
oleh dinas kesehatan, tercatat 2 orang positif corona dan diisolasi serta
dirawat di rumah sakit RSUD dr Ahcmad Diponegoro Putussibau.
Dalam pencegehan terhadap
penularan virus corona tersebut, bapak Bupati Kapuas Hulu dikatakan sebagai
pahlawan Covid-19 di daerah kabupaten Kapuas Hulu. Beliau benar-benar bijak dan
sigapnya untuk melakukan segala cara untuk memutus rantai penyevaran dari virus
corona tersebut.
Bapak Bupati Kapuas Hulu
bernama Abang Muhammad Nasir, atau biasa dipanggil dengan panggilan akrab pak
Lay. Beliau lahir di Nanga Bunut pada tanggal 13 Juli 1961. Beliau merupakan
Bupati Kapuas Hulu yang telah mejabat sebanyk dua periode yaitu tahun 2010-2015
dan 2016-2021.
Beliau mengimbau agar
masyarakatnya tidak mengabaikan arahan Pemerintah terkait pencegahan penyebaran
Corona Virus Disease (Covid-19), karena saat ini, fasilitas kesehatan di Kapuas
Hulu belum mampu menangani bila terjadi lonjakan pasien.beliau mengatakan bahwa
masyarakat di Kapuas Hulu harus menyadari fasilitas medis kita terbatas, bahkan
tidak sebaik seperti kota-kota besar, jangan sampai hal ini memburuk karena
kita lengah, tidak peduli dan lalai.
Beliau juga menjelaskan
bahwa, Pemerintah telah menegaskan agar masyarakat di seluruh daerah
memberlakukan social distancing (tidak berkumpul) dan physical distancing (jaga
jarak), guna menghindari penularan Covid-19. Hal ini belum berjalan baik di
Kabupaten Kapuas Hulu, masih banyak warga yang berkumpul dan tidak menerapkan
standar kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, salah satunya penggunaan
masker.
Lebih lanjut beliau berpesan agar segala bentuk
arahan Pemerintah baik itu penggunaan masker, tidak berkumpul dan di rumah
saja, jangan keluar apabila tidak ada urusan yang penting, serta rajin menjaga
kebersihan badan dan mengonsumsi makan bergizi, harus diterapkan oleh
masyarakat.
Bupati Kapuas Hulu juga melarang
masyarakatnya ke Negara Malaysia, dengan tujuan mencegah penyebaran virus
Corona atau COVID-19 ke daerah tersebut. Beliau menghimbau
supaya tidak ada masyarakat yang ke Malaysia, kalau ada yang masih saja berpergian ke
Malaysia, jangan pulang dulu ke Kapuas Hulu, jangan keluar masuk di pintu
negara.
Sekali lagi beliau menegaskan, petugas
perbatasan, petugas Imigrasi dan petugas lainnya yang ada di PLBN
Badau harus melarang. Jangan ada masyarakat Kapuas Hulu yang pergi ke
Malaysia. Beliau mengatakan masyarakat Kapuas Hulu juga harus
memahami kondisi saat ini, dimana virus Corona sudah mewabah kemana-mana. Kepada
petugas di PLBN dan bandara juga, Nasir meminta harus ekstra dalam pengawasan
setiap orang yang masuk ke wilayah Kapuas Hulu. Bahkan, beliau mengatakan akan
mengumpulkan para camat perbatasan termasuk sejumlah pihak terkait untuk
menyikapi kondisi saat ini, khususnya di daerah perbatasan Indonesa - Malaysia.
Tidak hanya itu, beliau juga mengingatkan masyarakat Kapuas Hulu menerapkan
pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi untuk meningkatkan
daya tahan tubuh.
Bupati Kapuas Hulu, mengatakan bahwa Pemerintah
daerah telah menyiapkan anggaran kurang lebih Rp2,5 miliar untuk penanganan dan
antisipasi penyebaran COVID-19. Beliau mengatakan bahwa dana yang sudah disiapkan
sekitar Rp2,5 miliar dalam rangka Kejadian luar biasa (KLB) COVID-19 dan akan
rapat kembali membahas anggaran berikutnya sebagai antisipasi. Dikatakan
antisipasi dan pencegahan untuk COVID-19 di Kapuas Hulu sudah berjalan,
termasuk di Puskesmas-puskesmas di Kapuas Hulu. Menurut dia, berbagai upaya
dilakukan baik itu melalui imbauan yang diedarkan ke seluruh wilayah Kapuas
Hulu, mau pun penyemprotan dan peralatan sinifektan lainnya.
Kasat Satpol PP Kapuas
Hulu, menyatakan pihaknya telah menyampaikan langsung imbauan edaran Bupati
Kapuas Hulu tentang pencegahan virus Corona ke tempat pemilik usaha di wilayah
Putussibau Utara dan Putussibau Selatan.mereka mendatangi langsung semua
pemilik usaha baik café, warkop, rumah
makan, angkringan, dan tempat tongkrongan lainnya, di wilayah Kecamatan
Putussibau Selatan dan Putussibau Utara, tentang batas waktu operasional usaha
atau batas waktu pengunjung di tempat usaha. Rupinus menjelaskan, surat edaran
tersebut dibagikan ke pemilik usaha, tanggapan para pemilik usaha sangat
kooperatif kepada petugas. Dan Alhamdulillah semuanya sangat mendukung
pemerintah dalam melakukan pencegahan penyebaran virus Corona di Kapuas Hulu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar