Sabtu, 27 Juni 2020

HARI KIAMAT (Perspektif Akidah ASWAJA)


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Kembali lagi dengan Asmaji_Blogger, semoga semuanya sehat dan tetap semangat dalam membaca dan mencari ilmu. Kali ini Asmaji_Blogger akan sedikit berbagi informasi tentang HARI KIAMAT dalam buku yang Asmaji_Blogger punya, data buku ada di akhir penulisan, silahkan dibaca ya teman2 :)

HARI KIAMAT
Hari kiamat adalah kejadian luar biasa yang pada hari itu langit dan bumi dilipat serta hilangnya keteraturan seluruh alam raya ini. Meyakini adanya Hari Kiamat merupakan hal yang wajib bagi seluruh umat Islam akan terjadinya. Tanpa beriman kepada hari kiamat, iman seseorang tidak akan diterima. Sebagaimana tidak diterima apabila tidak beriman kepada Allah, malaikat-malaikat Allah, kitab-kitabNya, rasul-rasulNya, dan qadha qadar dariNya. Allah Swt berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ ۚ وَمَنْ يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitabNya, rasul-rasul-Nya, dan hari Kemudian, Maka Sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya. (Qs. An Nisâ' : 136).
Kewajiban mengimani Hari kiamat ini tergolong sebagai sesuatu yang maklum dlaruri (diketahui secara pasti), karena itu orang yang tidak mengimani terjadinya hari kiamat ia dikatakan sebagai orang yang tidak beriman atau kafir.
Menurut qaul shahîh, permulaan dari kiamat adalah hari Hasyr (Berkumpul) dan berakhirnya sampai waktu yang tidak ditentukan. Ada yang berpendapat bahwa kiamat berakhir sampai masuknya Penghuni surga menuju surga dan penghuni neraka menuju neraka.
Mengenai kepastian adanya Hari kiamat, Allah menegaskan dalam firman-firmanNya, diantaranya:
وَكَذَٰلِكَ أَوْحَيْنَآ إِلَيْكَ قُرْءَانًا عَرَبِيًّا لِّتُنذِرَ أُمَّ ٱلْقُرَىٰ وَمَنْ حَوْلَهَا وَتُنذِرَ يَوْمَ ٱلْجَمْعِ لَا رَيْبَ فِيهِ ۚ فَرِيقٌ فِى ٱلْجَنَّةِ وَفَرِيقٌ فِى ٱلسَّعِيرِ
Artinya: Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Quran bahasa Arab, supaya kamu memberi peringatan kepada Ummu Al (penduduk Mekah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya memberi peringatan (pula) tentang hari berkumpul (kiamat) yang tidak ada keraguan padanya. segolongan masuk surga, dan segolongan Jahanam. (Qs. As Syürå : 7)
وَإِذَا وَقَعَ ٱلْقَوْلُ عَلَيْهِمْ أَخْرَجْنَا لَهُمْ دَآبَّةً مِّنَ ٱلْأَرْضِ تُكَلِّمُهُمْ أَنَّ ٱلنَّاسَ كَانُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَا لَا يُوقِنُونَ
Artinya: Dan apabila Perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa Sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami. (Qs. An Naml : 82)
Yang dimaksud dengan "Perkataan" dalam ayat di atas ialah ketentuan datangnya masa kehancuran alam. salah satu dari tandatanda kehancuran alam ialah keluarnya sejenis binatang melata yang disebut dalam ayat ini.
حَتَّىٰ إِذَا فُتِحَتْ يَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ وَهُمْ مِنْ كُلِّ حَدَبٍ يَنْسِلُونَ
وَاقْتَرَبَ الْوَعْدُ الْحَقُّ فَإِذَا هِيَ شَاخِصَةٌ أَبْصَارُ الَّذِينَ كَفَرُوا يَا وَيْلَنَا قَدْ كُنَّا فِي غَفْلَةٍ مِنْ هَٰذَا بَلْ كُنَّا ظَالِمِينَ
Artinya: Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya'jüj dan Ma'jüj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari berbangkit), Maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (mereka berkata): "Aduhai, celakalah Kami, Sesungguhnya Kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan Kami adalah orang-orang yang zalim".(Qs. Al Anbiyå' : 96-97)
Kiamat ini terbagi menjadi dua bagian. Kiamat Sughra dan Kiamat kubra. Kiamat sughra adalah Kematian yang dialami oleh manusia. Sedangkan kiamat Kubra adalah hari pamungkas yang abadi dan tiada hari setelahnya.
Tanda-tanda Kiamat
Tanda-tanda akan terjadinya kiamat ini dijelaskan begitu banyak dalam Al Quran maupun Hadits. Bahkan sebagian dari tanda-tanda kiamat ini juga tergolong sebagai ma'lüm Dharüri.
Secara umum, tanda-tanda kiamat ini tergolong menjadi dua bagian. Pertama, tanda-tanda kiamat yang bukti kebenarannya bertendensi dari berita yang mencapai tingkat mutawâtir sehingga dapat dipastikan dan diyakini kebenarannya. Kedua, Tanda kiamat yang dalil kebenarannya hanya mencapai tahap Khabar Ahâd (individu) atau di bawah tingkat mutawâtir. Meski Keduanya sama-sama dapat dijadikan pijakan kebenaran akan terjadinya peristiwa tersebut namun secara tingkatan, bagian pertama lebih tinggi dalam tingkat kebenarannya. Bagian pertama ini mancakup 5 hal :
1.               Munculnya Dajal
2.               Turunnya Nabi Isa As bin maryam
3.               Munculnya Ya'jûj dan Ma'jûj
4.               Munculnya hewan melata yang dapat berbicara (dâbbah)
5.               Terbitnya matahari dari arah barat
Bagian kedua ini mencakup:
1.               Fitnah dahsyat yang membinasakan bangsa Arab
2.               Umat Islam akan memerangi kaum Yahudi dan mengalahkan mereka
3.               umlah wanita lebih banyak daripada jumlah laki-laki
4.               Merebaknya perzinahan dan perbuatan keji
5.               Bulan kelihatan membesar
6.               Islam menjadi asing dan mushaf Al Quran diangkat oleh Allah Swt
7.               Keringnya sungai Eufrat dan menyingkap gunung emas atau timbunan emas
8.               Munculnya pemimpin-pemimpin bodoh

Sumber: KH. Maimoen Zubair. 2016. MENGHAYATI Agama, Islam dan Aswaja. Kediri: LIBROYO PRESS (halaman 317-320)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HARI KIAMAT (Perspektif Akidah ASWAJA)

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kembali lagi dengan Asmaji_Blogger, semoga semuanya sehat dan tetap semangat dalam membaca d...