Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Kembali lagi dengan Asmaji_Blogger,
semoga semuanya sehat dan tetap semangat dalam membaca dan mencari ilmu. Kali
ini Asmaji_Blogger akan sedikit berbagi informasi tentang NIKMAT DAN SIKSA
KUBUR dalam buku yang Asmaji_Blogger punya, data buku ada di akhir
penulisan, silahkan dibaca ya teman2 :)
NIKMAT DAN SIKSA KUBUR
Hal pertama yang terjadi di
alam kubur adalah kedatangan malaikat Munkar dan Nakir yang menanyakan kepada
mayit tentang apa saja yang dibawa oleh Rasülullåh Saw mencakup perihal
ketuhanan, agama dan kerasulan. Jika si mayit tersebut seorang mukmin yang taat
maka ia akan menjawab semua pertanyaan yang diajukan dengan lancar, namun jika
mayit tersebut orang munafik atau kafir maka ia akan mengalami kesulitan dan
kesalahan dalam menjawabnya. sesuai dengan hadits Rasulullah
yang artinya:
“Sesungguhnya saat hamba
diletakkan di dalam kubur dan para kawannya meninngalkannya, ia mendengar suara
langkah sandal mereka dan ketika mereka bubar, datang kepadanya dua malaikat
dan duduk seraya menanyakan 'tapa yang engkau ketahui tentang lelaki yang
bernama muhammad?" jika ia merupakan orang mukmin, (maka ia menjawab)
"aku bersaksi bahwa muhammad adalah hamba allah dan utusan-Nya".
Lantas
diucapkan kepadanya "lihatlah pada neraka tempat
kau tinggal, Allah telah menggantikannya untukmu dengan tempat yang berupa surga” maka ia
dapat melihat terhadap dua malaikat itu Namun jika hamba tersebut orang kafir
atau munafik maka ia akQn menjawab "aku tidak mengetahui aku ada di mana”
lantas berkata ('al,u menjawab seperti jawaban umumnya manusia terhadap
Muhammad„ maka diucapkan kepadanya "engkau tidak mengerti (tentang
muhammad) dan engkau tidak menjawab” lantas ia dipukul dengan martil besi
tepatnya pada bagian antara dua telinganya lantas ia menjerit dengan jeritan
yang dapat didengar oleh makhluk Yang berada di sisinya kecuali manusia dan
jin”. (HR.
Bukhâri)
Siksaan yang dialami oleh
mayit itu seperti penyempitan (Tadhyîq) liang kubur, Ular besar di dalam liang
Iahat, genggaman tanah kepada jasad si mayit sampai menjadi tercerai berai dan
siksasiksa lain.
Sedangkan kenikmatan yang
dialami mayit itu seperti perluasan (Tausî') liang kubur sampai 70
dzirâ'/hasta, pemberian lampu yang dipasang di dalam kubur untuk menerangi si
mayit, memberikan wewangian di dalam kubur, menjadikan liang kubur sebagai
bagian dari pertamanan surga dan kenikmatan-kenikmatan yang lain.
Siksaan dan kenikmatan yang
diterima oleh ahli kubur ini langsung dapat dirasakan oleh ruh dan jasad mereka
walaupun jasad mereka telah terpisah atau telah habis dimakan hewan buas
atau ikan laut, sebab penyiksaan pada ruh dan jasad adalah suatu yang mungkin
secara akal.
Sumber: KH. Maimoen Zubair. 2016. MENGHAYATI
Agama, Islam dan Aswaja. Kediri: LIBROYO PRESS (halaman 315-316)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar