Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Kembali lagi dengan Asmaji_Blogger,
semoga semuanya sehat dan tetap semangat dalam membaca dan mencari ilmu. Kali
ini Asmaji_Blogger akan sedikit berbagi informasi tentang KEHIDUPAN
DI ALAM BARZAKH dalam buku yang Asmaji_Blogger punya, data buku ada di akhir
penulisan, silahkan dibaca ya teman2 :)
KEHIDUPAN DI
ALAM BARZAKH
Dari segi bahasa,
"barzakh" memiliki arti "pernisah atau batas”.
Para ulama'
mengartikan alam barzakh sebagai periode pernisah (transisi) antara kehidupan
dunia dan akhirat. Kehidupan di barzakh memungkinkan seseorang untuk melihat
kehidupan dunia dan akhirat Jika ditamsilkan, kehidupan di alam
barzakh bagaikan berada dalarn suatu ruangan terpisah yang terbuat dari kaca.
Saat menatap kearah depan, seseorang dapat melihat kondisi di hari kemudian,
sedangkan menatap arah belakang, ia dapat melihat kehidupan yang ada di dunia.
Ayat-ayat dalam Al Quran yang
menjelaskan hidupnya orangorang yang mati Syahid, seperti dalam ayat:
وَلَا
تَقُولُوا۟ لِمَن يُقْتَلُ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ أَمْوَٰتٌۢ ۚ بَلْ أَحْيَآءٌ
وَلَٰكِن لَّا تَشْعُرُونَ
Kehidupan dalam ayat di atas
ditafsiri oleh para Ulama sebagai kehidupan di alam barzakh. Begitu juga
kehidupan yang dialami oleh para Auliya' dan para Nabi.
Cukup banyak ayat Al Quran
yang dijadikan tendensi utama akan adanya masa di saat manusia berada di alam
barzakh, seperti ayat:
حَتَّى إِذَا جَاءَ أَحَدَهُمُ
الْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ارْجِعُونِ (99) لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا
تَرَكْتُ كَلا إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَائِلُهَا وَمِنْ وَرَائِهِمْ بَرْزَخٌ
إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ (100)
Artinya:
(Demikianlah Keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian
kepada seseorang dari mereka, Dia berkata: "Ya Tuhanku kembalikanlah aku
(ke dunia), Agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku
tinggalkan. sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah Perkataan yang
diucapkannya saja. dan di hadapan mereka ada barzakh (pemisah) sampai hari
mereka dibangkitkan. (Qs. Al Muminûn : 99-100)
كَيْفَ
تَكْفُرُونَ بِٱللَّهِ وَكُنتُمْ أَمْوَٰتًا فَأَحْيَٰكُمْ ۖ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ
ثُمَّ يُحْيِيكُمْ ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
Artinya:
Mengapa kamu kafir kepada Allah, Padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan
kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkanNya kembali, kemudian
kepada-Nya-lah kamu dikembalikan?. (Qs. Al Baqarah : 28)
قَالُوا۟
يَٰوَيْلَنَا مَنۢ بَعَثَنَا مِن مَّرْقَدِنَا ۜ ۗ هَٰذَا مَا وَعَدَ ٱلرَّحْمَٰنُ
وَصَدَقَ ٱلْمُرْسَلُونَ
Artinya: Mereka berkata:
"Aduhai celakalah kami! siapakah yang
membangkitkan Kami dari tempat-tidur Kami (kubur)?". Inilah yang
dijanjikan (tuhan) yang Maha Pemurah dan benarlah Rasul rasul(Nya). (Qs. Yåsin : 52)
Sumber: KH. Maimoen Zubair. 2016. MENGHAYATI
Agama, Islam dan Aswaja. Kediri: LIBROYO PRESS
(halaman 313-315)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar