Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Penulisan ini bertujuan untuk memenuhi salah satu tugas dari mata kuliah Bimbingan Karya Tulis Ilmiah.
Oleh: Ivan Madrid Asmaji (11711014)
1.
Skripsi berjudul “PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TAHFIDZ AL-QUR’AN DI MADRASAH IBTIDAIYAH AL-ISLAM GROBAGAN SERENGAN SURAKARTA”. Oleh Putri Fransiska, di INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SURAKARTA 2017.
A.
Latar Belakang
Menurut Abdul Aziz Abdul Ra’uf Al Hafizh (2004:32) menjelaskan, dalam proses menghafal Al-Qur‟an, hendaknya setiap orang memanfaatkan usia-usia yang berharga, sebagaimana yang dilakukan oleh orang sholeh terdahulu dalam mengajarkan Al-Qur‟an pada anak-anaknya, mereka melakukan sejak usia dini, sehingga banyak hafal Al-Qur‟an pada usia sebelum aqil baligh, Imam Syafi‟i misalnya telah hafal Al-Qur‟an usia 10 tahun, begitupun Ibnu Sina, seorang alim dibidang kedokteran.
Dari alasan mendasar yang telah disebutkan maka menghafal Al-Qur‟an merupakan faktor penting dalam sejarah kehidupan manusia, juga memperbanyak lembaga-lembaga Al-Qur‟an merupakan suatu usaha diantara sekian usaha yang dapat dilakukan dalam rangka menjaga kemutawatiran Alquran dan sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas umat. Dan diantara lembaga-lembaga yang memberikan perhatian khusus kepada Pembelajaran Pendidikan Al-Qur‟an yang memfokuskan diri pada menghafal Al-Qur‟an siswa usia 7-12 tahun adalah Madrasah Ibtidaiyah Grobagan Serengan Surakarta.
Madrasah Ibtidaiyah Al-Islam Grobagan Serengan Surakarta merupakan lembaga pendidikan sekolah yang berada di Surakarta yang bercirikan dan bernafaskan Islam dalam mencetak generasi yang unggul di bidang agama dan memiliki program unggulan dalam rangka meningkatkan kecintaan anak pada ajaran agama terutama Al-Qur‟an yakni Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an. Tetapi dalam pelaksanaan Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an pahalanya banyak akan tetapi tidak dilakukan, banyak madrasah yang menekan pembelajaran Tahfidz Al-Qur’anakan tetapi minat siswa untuk menjadi penghafal Al-Qur‟an sangatlah jarang dan banyak sekolah yang melaksanakan pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an tidak memenuhi target akan tetapi siswa Madrasah Ibtidaiyah Al-Islam Grobagan Serengan Surakarta memenuhi target.
B.
Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka dapat dirumuskan masalah tentang bagaimanakah pelaksanaan pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an di Madrasah Ibtidaiyah Al-Islam Grobagan Serengan Surakarta?
C.
Tujuan
Sesuai dengan rumusan masalah diatas maka tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini yaitu Untuk mendiskripsikan pelaksanaan pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an di Madrasah Ibtidaiyah Al-Islam Grobagan Serengan Surakarta.
D.
Metode
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2016 sampai dengan Desember 2016. Subjek dalam penelitian ini adalah guru Tahfidz Al-Qur’an di Madrasah Ibtidaiyah Al-Islam Grobagan Serengan Surakarta, sedangkan yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah Kepala Madrasah, Guru Kelas, Guru Mata Pelajaran Umum serta Siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan beberapa metode yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi data dan metode. Data yang terkumpul dianalisa dengan analisis interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi.
2.
Skripsi berjudul “METODE PEMBELAJARAN TAHFIDZ AL-QUR‟AN BAGI MAHASISWA DI PESANTREN AL-ADZKIYA‟ NURUS SHOFA KARANGBESUKI SUKUN MALANG”. Oleh Ahmad Ali Azim, di UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG 2016.
A.
Latar Belakang
Pesantren adalah kampung peradaban. Keberadaanya didambakan, tetapi pesonanya tak mampu membetahkan penghuninya. Ia sering dicibir sebagi bagian dari kamuflase kehidupan, karena lebih banyak mengurusi soal ukhrowiah ketimbang duniawiah. Ia sering dicerca sebagai pusat kehidupan fatalis, Karena memproduksi kehidupan zuhud yang mengabaikan dunia materi. Padahal, orang pesantren menikmati kesederhanaan sebagi bagian dari panggilan moral keberagaman. Mereka yang hidup di pesantren meyakini bahwa dunia adalah “alat” untuk menggapai akhirat. Karena orang tidak mungkin menikmati akhirat tanpa membangun peradaban dunia yang anggun.
Pesantren Al-Adzkiya‟ Nurus Shofa Malang, mempunyai program menghafal Al-Qur‟an, dan mendapat kepercayaan masyarakat, juga mempunyai peran membumikan Al-Qur‟an yang dipelopori oleh hafidz-hafidzhoh. Dengan bimbingan pengasuh Pesantren Al-Adzkiya‟ Nurus Shofa Dr. KH. Imam Muslimin, M.Ag. Lingkungan Pesantren jauh dari kebisingan sehingga sangat mendukung mahasiswa dalam mempelajari dan menghafalkan Al-Qur‟an.
Mayoritas penduduk Indonesia adalah kaum muslimin yang berpegang teguh pada al-Qur’an, namun masih sangat banyak kaum muslimin yang berpendidikan tetapi belum bisa menjadi suri tauladan untuk sesamanya. Hal ini merupakan usaha serius bagi bangsa untuk membenahi kekurangan dalam pendidikan, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah adanya pembelajaran Tahfidz al-Qur’an, dan yang akan mengatasi hal ini adalah calon sarjana atau mahasiswa. Sedangkan di Indenesia sendiri masih banyak mahasiswa yang belum bisa memahami sekaligus mengamalkan kandungan al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, dengan adanya “Pembelajaran Tahfidz al-Qur’an” bagi mahasiswa ini diharapkan mampu meminimalisir kekurangan dan memperbaiki keadaan, tentunya membutuhkan Metode Pembelajaran Tahfidz al-Qur’an yang bisa mencapai indikator dan tujuan mulia dari suatu pembelajaran.
B.
Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dipaparkan penulis di atas, permasalahan yang menjadi fokus penelitian ini dapat di rumuskan sebagai berikut:
1)
Bagaimana Pembelajaran Tahfidz Al-Qur‟an di Pesantren Al-Adzkiya‟ Nurus Shofa Karangbesuki Sukun Malang?
2)
Bagaimana Metode Pembelajaran Tahfidz Al-Qur‟an di Pesantren Al-Adzkiya‟ Nurus Shofa Karangbesuki Sukun Malang?
3)
Apa Saja Faktor Pendukung dan Penghambat Pembelajaran Tahfidz Al-Qur‟an di Pesantren Al-Adzkiya‟ Nurus Shofa Karangbesuki Sukun Malang?
C.
Tujuan
Dalam rangka menjawab pertanyan-pertanyaan tersebut, penelitian ini akan mengelaborasi ruang lingkup penelitian sebagaimana disajikan dalam Metode Penelitian. Sehubungan dengan pertanyaan-pertanyan tersebut di atas, maka tujuan yang ingin dicapai penulis dalam kaitannya dengan judul penelitian ini adalah:
1)
Mengetahui Pembelajaran Tahfidz Al-Qur‟an di Pesantren Al-Adzkiya‟ Nurus Shofa Karangbesuki Sukun Malang.
2)
Mengetahui Metode yang digunakan dalam Pembelajaran Tahfidz Al-Qur‟an di Pesantren Al-Adzkiya‟ Nurus Shofa Karangbesuki Sukun Malang.
3)
Mengetahui Faktor Pendukung dan Penghambat Pembelajaran Tahfidz Al-Qur‟an di Pesantren Al-Adzkiya‟ Nurus Shofa Karangbesuki Sukun Malang.
D.
Metode
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan mengambil objek Pesantren al-Adzkiya’ Nurus Shofa Karangbesuki Sukun Malang Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumetasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengolahan, klasifikasi atau pengorganisasian data dan penarikan kesimpulan atau temuan, proses pengecekan data dengan menggunakan triangulasi dan menggunakan bahan referensi, sehingga dapat diperoleh data yang valid.
3.
Skripsi berjudul “PELAKSANAAN PROGRAM TAHFIDZ AL-QUR’AN BAGI SISWA DI SD ISLAM AS-SALAM MALANG”. Oleh Muhammad Abdul Aziz, di UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG 2016.
A.
Latar Belakang
Al-Qur’an merupakan firman Allah yang selanjutnya dijadikan pedoman hidup kaum Muslim yang tidak ada lagi keraguan di dalamnya. Di dalamnya terkandung ajaran-ajaran pokok (prinsip dasar) menyangkut segala aspek kehidupan manusia yang selanjutnya dapat dikembangkan sesuai dengan nalar masing-masing bangsa kapanpun masanya dan hadir secara fungsional memecahkan problem kemanusiaan. Salah satu permasalah yang tidak sepi dari perbincangan umat adalah masalah pendidikan.
Pikiran anak yang masih kecil lebih jernih dibandingkan pikiran orang tua, karena permasalahan dan kesibukannya lebih sedikit. Oleh karena itu mengambil kesempatan emas di usia muda untuk menghafal Al-Qur’an merupakan faktor penting untuk mengekalkan hafalan Al-Qur’an di dalam ingatan. Maka tidak aneh jika ditemukan banyak orang, baik laki-laki maupun perempuan bahkan anak-anak yang menghafal Al-Qur’an. Karena Al-Qur’an mudah dihafalkan oleh siapapun sekalipun anak-anak dalam waktu yang relatif singkat. Hal ini dapat ditemukan pada masa sekarang ini, di mana kondisi Islam lemah tetapi tidak mengurangi jumlah penghafalnya.
Dengan ini, maka diperlukan adanya pendidikan anak yang dapat membantu menyelesaikan problem yang dihadapi masyarakat muslim dewasa ini. Semisal semakin gencarnya pengaruh modernisme yang menuntut lembaga pendidikan formal untuk memberikan ilmu pengetahuan umum dan ketrampilan sebanyak-banyaknya kepada peserta didik yang menyebabkan terdesaknya mereka (khususnya umat Islam) untuk memperoleh bekal keagamaan yang cukup memadai. Maka dari itu hendaknya pendidikan menyentuh seluruh aspek yang bersinggungan langsung dengan kebutuhan perkembangan individu anak, baik itu dari ilmu agama maupun ilmu umum agar mereka dapat hidup dan berkembang sesuai dengan ajaran Islam yang kaffah.
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah disebutkan, maka penulis tertarik untuk meneliti secara lebih mendalam dan menyeluruh tentang keberadaan SD Islam As-Salam Malang dan salah satu kegiatan yang dimasukkan dalam jam pelajaran yaitu tahfidz Al-Qur’an. Maka penulis mengambil judul skripsi “PELAKSANAAN PROGRAM TAHFIDZ AL-QUR’AN BAGI SISWA DI SD ISLAM AS-SALAM MALANG”.
B.
Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, maka fokus dalam penelitian ini adalah:
1)
Bagaimana pelaksanaan program tahfidz Al-Qur’an bagi siswa di SD Islam As-Salam Malang?
2)
Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program tahfidz Al-Qur’an bagi siswa di SD Islam As-Salam Malang?
C.
Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah di atas, penelitian ini diadakan untuk:
1)
Mengetahui pelaksanaan program tahfidz Al-Qur’an bagi siswa di SD Islam As-Salam Malang.
2)
Mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program tahfidz Al-Qur’an bagi siswa di SD Islam As-Salam Malang.
D.
Metode
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, interview dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan cara pengolahan data dan analisis data, sedangkan pengecekan keabsahan data dilakukan dengan ketekunan pengamatan dan triangulasi.
4.
Skripsi berjudul “EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN TAHFIDZ DI MTs HIFZIL QURAN YAYASAN ISLAMIC CENTRE SUMATERA UTARA MEDAN”. Oleh Sri Wahyuni, di UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA MEDAN 2019.
A.
Latar Belakang
Madrasah Hifzil Quran Yayasan Islamic Centre Medan yang telah berdiri sejak tahun 1989 telah mengasuh dan mendidik siswanya dan telah berhasil mewisudakan ratusan hafidz Alquran baik dari kota Medan sendiri, hingga keluar kota dalam negeri. Dalam mengembangkan pendidikan tersebut, sekolah ini telah mengupayakan berbagai hal dan cara yang menunjang mutu pendidikan seperti sarana yang lebih lengkap dan keahlian dan profesionalisme para pengasuh yang selama ini mengasuh siswa di Madrasah Hifzil Quran Yayasan Islamic Centre Sumatera Utara Medan. Santri yang menghafal disini adalah siswa-siswi SDIT, MTs, MA dan umum.
Jumlah hafalan yang di targetkan setiap tahunnya adalah minimal 5 juz, untuk tingkat Tsanawiyah, sehingga dalam jangka 6 tahun siswa sudah bisa mengkhatamkan 30 juz Alquran.
Untuk mencapai tujuan dibutuhkan suatu cara yang pantas dan cocok, sehingga tercapai tujuan yang diinginkan. Demikian pula dengan pelaksanaan menghafal Alquran, memerlukan cara dan teknik yang dapat memudahkan usaha-usaha tersebut, sehingga dapat berhasil dengan baik. Oleh karena itu, cara merupakan salah satu faktor yang turut menentukan keberhasilan dalam menghafal Alquran.
Berdasarkan penelitian awal, peneliti melihat bahwa di madrasah ini ada keunikan dan ciri khas tertentu yang harus dimiliki setiap siswa, yaitu selain kewajiban mereka mengikuti pelajaran formal mereka juga diwajibkan menghafal Alquran sesuai yang ditargetkan oleh lembaga pendidikan tersebut. Jika dilihat banyaknya kegiatan pembelajaran yang harus diikuti siswa, maka penggunaan cara yang tepat merupakan salah satu pilihan agar siswa tidak jenuh sehingga bisa mengikuti pelajaran dengan baik dan efektif.
Oleh karena itu, karena belum ada yang meneliti di madrasah ini tentang efektifitas menghafal Alquran, maka saya tertarik meneliti “EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN TAHFIDZ DI MTs HIFZIL QURAN YAYASAN ISLAMIC CENTRE SUMATERA UTARA MEDAN”.
B.
Rumusan Masalah
1)
Bagaimanakah efektivitas pembelajaran tahfidz di MTs Madrasah Hifzil Quran Yayasan Islamic Centre Sumatera Utara Medan?
2)
Apakah faktor pendukung dan penghambat hafalan siswa Tsanawiyah di Madrasah Hifzil Quran Yayasan Islamic Centre Sumatera Utara Medan?
3)
Apakah cara yang dilakukan seorang guru agar pembelajaran tahfidz efektif.
C.
Tujuan Penelitian
1)
Untuk mengetahui efektivitas pembelajaran tahfidz di MTs Madrasah Hifzil Quran Yayasan Islamic Centre Sumatera Utara Medan.
2)
Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat hafalan siswa Tsanawiyah di Madrasah Hifzil Quran Yayasan Islamic Centre Sumatera Utara Medan.
3)
Untuk mengetahui cara yang dilakukan seorang guru agar pembelajaran tahfidz efektif.
D.
Metode
Metode penelitian yang digunakan dapat dilihat dari jenis penelitiannya adalah menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Peneliti hanya menerima prilaku, mendengar ucapan serta tingkah laku yang dianggap sebagai tafsiran tentang dunia yang sedang diteliti. Peneliti tidak bisa memaksakan hasil penelitian secara radikal namun hanya bisa menerima data secara objektif. Serta dalam proses pengumpulan data penulis menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi.
5.
Skripsi berjudul “PELAKSANAAN PROGRAM TAHFIDZ AL-QUR’ANDI PONDOK PESANTREN AR-RIYADH 13 ULU PALEMBANG”. Oleh Muhammad Hafidz, di UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) RADEN FATAH PALEMBANG 2017.
A.
Latar Belakang
Menghafal al-Qur’an merupakan suatu proses, mengingat materi yang dihafalkan harus sempurna, karena ilmu tersebut dipelajari untuk dihafalkan, bukan untuk dipahami. Namun, setelah hafalan al-Qur’an tersebut sempurna, maka selanjutnya ialah diwajibkan untuk mengetahui isi kandungan yang ada di dalamnya.Menghafal al-Qur’an merupakan suatu proses, mengingat materi yang dihafalkan harus sempurna, karena ilmu tersebut dipelajari untuk dihafalkan, bukan untuk dipahami. Namun, setelah hafalan al-Qur’an tersebut sempurna, maka selanjutnya ialah diwajibkan untuk mengetahui isi kandungan yang ada di dalamnya. Pondok Pesantren Ar-Riyadh merupakan suatu lembaga pendidikan yang berusaha mencetak santri terbaik, baik dari segi afektif, kognitif maupun psikomotoriknya. Sehingga di Pondok Pesantren Ar-Riyadh memiliki banyak program ekstrakurikuler, salah satu diantara program yang ada di Pondok Pesantren Ar-Riyadh yaitu Tahfidzul Qur’an.
B.
Rumusan Masalah
1)
Bagaimana pelaksanaan program tahfidz al-Qur’an di Pondok Pesantren Ar-Riyadh 13 Ulu Palembang ?
2)
Apa faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program tahfidz Al-Quran di Pondok Pesantren Ar-Riyadh 13 Ulu Palembang ?
C.
Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah di atas dapat diketahui bahwa tujuan penelitian ini adalah
1)
Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan program tahfidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Ar-Riyadh 13 Ulu Palembang.
2)
Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program tahfidz Al-Quran di Pondok Pesantren Ar-Riyadh 13 Ulu Palembang.
D.
Metode
Jenis pendekatan penelitian kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini, menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif artinya data yang dikumpulkan bukan berupa angka-angka melainkan data tersebut berupa naskah wawancara, catatan lapangan, gambar-gambar. Untuk memperoleh data yang akurat, maka peneliti menggunakan metode pengumpulan data yang berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis penelitian yang digunakan peneliti adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan 5 ulasan skripsi di atas, dijelaskan tentang metode menghafal Al-Qur'an atau dikenal dengan sebutan tanfidz. Tanfidz adalah kegiatan sesorang untuk menghafal ayat2 suci Al-Qur'an dengan baik dan benar serta dengan tartil. Oleh karena itu, dari t ulasan skripsi di atas, penulis tertarik untuk mengangkat judul “Eksistensi komunitas penghafal Al-Qur'an HASAN pada siswa MAN 2 Pontianak tahun pelajaran 2020/2021”.