Rabu, 25 Maret 2020

VIRUS CORONA TIDAK MENGHAMBAT ANTUSIAS JAMA’AH MASJID ‘AINUL YAQIN UNTUK TETAP SHALAT BERJAMA’AH.


Selasa, 24 Maret 2020
Oleh: Ivan Madrid Asmaji

Dikabarkan langsung dari lokasi masjid ‘Ainul Yakin, Jln. Sawo, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak. Kondisi lingkungan sekitar masjid seperti pemukiman warga sangat minim orang-orang berada di luar rumah, padahal biasanya sore hari anak-anak sudah bermain di pinggir-pinggir jalan. Akibat virus Corona tersebut, semua aktivitas dilakukan dirumah masing-masing.
Yang menariknya, kondisi masjid ‘Ainul Yakin tetap terbuka bagi jamaa’ah yang ingin melakukan shalat berjamaah. Saya juga sempat melakukan wawancara kepada pihak pengurus masjid, yaitu saudara Firmansyah sebagai marbot di sana, beliau mengatakan antusias warga dalam berjama’ah tidak berkurang, hanya saja biasanya ada jama’ah yang datang memakai masker dan ada juga yang membawa sajadahnya sendiri. Kemudian saya bertanya tentang bagaimana pihak masjid menanggulangi penyebaran virus Corona tersebut, kemudian beliau menjelaskan bahwa pihak masjid memang tidak menggulung karpet sajadah yang ada di masjid, tetapi pihak masjid dan warga setempat rutin melakukan peyemprotan disinfektan terhadap area masjid sebanyak 3 kali dalam seminggu.
Diharapkan para warga untuk tetap menjaga kesehatannya.

Minggu, 22 Maret 2020

PENGALAMAN PRIBADI TENTANG WABAH COVID-19 (CORONA)

PENGALAMAN PRIBADI TENTANG WABAH COVID-19
Assamalamualaikum Warahmatullahi Wavarakatuh
Pada kesempatan ini, penulis akan membagikan cerita tentang pengalaman pribadi penulis terhadap wabah Covid-19, atau yang disebut orang-orang Indonesia dengan istilah virus Corona.
Dari beberapa literature yang telah saya baca, saya mendapatkan beberapa informasi bahwa virus Corona adalah wabah penyakit yang sangat mudah menular melalui kontak fisik. Virus Corona ini berasal dari orang-orang yang memakan daging hewan yang mengandung racun dan tidak dimasak saat memakannya. Daging-daging hewan tersebut juga tidak disembelih semana mestinya yang diajarkan dalam Islam, saya melihat proses pemotongan dan pemanggangan secara hidup-hidup di berbagai media sosial, dan itu sangat tidak dianjurkan sekali dalam Islam dan dalam kesehatan. Binatang-binatang yang dimakan juga biasanya dimakan dalam keadaan mentah, dan alasan mereka memakan daging mentah tersebut supaya kandungan gizi dan protein pada makanan tersebut masih tetap segar, padahal jika makanan tersebut dikonsumsi dalam keadaan belum matang atau kurang matang, maka bakteri-bakteri jahat yang masih berada di daging tersebut tetap hidup dan bersarang di dalam tubuh orang yang mamaknnya. Maka sangat dianjurkan bagi kita semua untuk mengkonsumsi makanan yang sudah dimasak terlebih dahulu.
Virus Corona ini pertama kali menyebar di Wuhan, China. Virus ini mulai muncul dan menyebar pada orang-orang China yang memiliki kebiasaan buruk yaitu memakan semua jenis hewan. Berbagai jenis hewan yang mereka makan, bahkan hamper semua, seperti hewan yang beracun, memiliki bias, hewan yang menjijikkan dan bahkan ada yang memakannya dalam keadaan mentah dan hidup-hidup. Wabah ini terus menyebah di China, sampai sangat parah dan bahkan dapat menyebabkan kematian bagi penderitanya.
Virus ini kian menyebar sampai ke beberapa belahan dunia, bahkan banyak yang menyebabkan ini merupakan bencana bagi dunia. Virus ini kemudian menyebar di Italia dan akhirnya sampai juga di Indonesia.
Pada saat isu-isu mengenai sampainya virus Corona di Indonesia ini, semua masyarakat dibuat panik, baik dari pemerintah dan warganya juga, ya pastinya saya juga panik.
Setelah dikabarkan bahwa ada beberapa daerah di Indonesia yang terkena virus tersebut, makan pemerintah langsung membuat keputusan dan menggerakkan segala tim medis dan kemamanan untuk mensterilkan dan mengamankan para penduduk agar saling jaga jarak demi terhindarnya tertular dari virus Corona tersebut.
Setelah terdengar kabar virus telah sampai di kota kediaman saya saat ini, yaitu kota Pontianak, saya semakin khawatir, karena yang saya baca, gejala dari virus tersebut yaitu batuk dan pilek disertai pusing kepala. Saya sangat khawatir, karena pada saat itu kebetulan saya lagi dalam kondisi yang tidak fit, saya sakit flu dan batuk, tetapi saya berpikir positif bahwa penyakit tersebut hanya flu biasa bukan karena virus tersebut.
Saya mengalami sakit flu tersebut sejak 2 minggu yang lalu dan dalam waktu 1 minggu lebih saya sudah mendingan, dan pada akhirnya saya sembuh total, Alhamdulillah benar yang saya pikirkan bahwa itu hanya flu biasa.
Pada saat saya sakit kemaren, saya lumayan panik, karena gejalanya sama dengan yang disebabkan oleh vorus tersebut, akhirnya saya menghubungi orang tua saya, sontak orang tua saya juga panik, tapi pada saat itu virus Corona belum sampai di Pontianak.jadi mama saya bilang saya kalo keluar rumah harus pake masker, terus konsumsi minuman-minuman hangan dari kencur dan jahe, tapi saya tidak melakukannya, yaa karena saya malas mencarinya heheh, jangan ditiru ya… jadi keputusan yang saya lakukan adalah saya mengambil cara praktis saja, yaitu membeli obat flu batuk di apotek terdekat. Awanya saya membeli obat komik sachet, dan obat komik tersebut saya sampai habis 10 sachet, dan itupun belum sembuh juga. Akhirnya saya menyakinkan diri untuk tidak lagi mengkonsumsi minuman dingin selama 1 minggu. Jadi pada setiap bangun pagi saya selalu membuat air teh hangat, kemana-mana, nyantai di café mesannya teh hangat, kopi hangat, semua serba hangat, dan itu saya lakukan selama 1 minggu.
Setelah tersebar kabar bahwa virus Corona sampai di kota Pontianak, maka saat itu semuanya pada panik. Sampai-sampai pemerintah meliburkan semua lembaga pendidikan, baik itu tngkatan TK, SMP Sederajat, SMA Seferajat dan bahkan unversitas-unversitas diliburkan selama 2 minggu.
Setelah mendengar kabar tersebut, kampus tempat saya kuliah yaitu IAIN Pontianak juga diliburkan selama 2 minggu, dan masuk kembali pada tanggal 27 maret. Jadi semenjak libur itulah karantina dirumah sendiri saya rasakan. Selama libur itu saya bingung harus ngapain, dan banyak aturan-aturan yang mengatakan bahwa pada saat itu lebih baik di rumah dan tidak kemana-mana. Saya merasa sangat bosan bila harus berdiam diri di rumah, apalagi saya tinggal sendiri di rumah, karena adek saya pulkam.
Jadi pada saat hari minggu, saya memiliki inisiatif abgaimana kalo saya mengajak teman-teman kelas saya untuk ke rumah dan mengadakan makan-makan bersama. Memang pada saat itu lagi marak-maraknya penyebaran virus Corona, tapi kami mengetahui bahwa virus tersebut tidak menyebar melalui udara, melaikan menyebar melalui kontak fisik antara penderita dengan orang laim, jadi kami tenang-tenag aja untuk keluar rumah, asalkan dengan catatan mengunakan masker saat berpergian, menutup kuliah yang mudah tersentuh orang dan menjaga jarak dengan orang sekitar demi menjaga dari terjangkitnya virus tersebut.
Setelah kuliah diliburkan, semua tempat umum juga diluburkan, seperti perpustakaan dan lainnya. Sebenarnya pada saat itu saya ingin ke perpustakaan daerah untuk mengembalikan buku yang sya pinkam, tetapi karena ditutpnya perpustakaan daerah maka saya pasti terlambat untuk mengembalikan buku tesebut.
Di kampus saya juga diliburkan semuanya, bukan hanya mahasiswanya saja yang libur, tetapi dosen para staf, para pekerja akademik, para penjaga dan pengelola perpustakaan kampus dan bahkan satpam juga diliburkan selama 2 minggu juga. Jadi otomatis kampus sangat sepi, saya tau kondisi tersebut karena saat itu saya sengaja keluar dan melihat-lihat Pontianak yang siangnya begitu sepi, di kampus dan juga dimanapun. Lebih kasiannya lagi para mahasiswa yang meminjam buku di perpustakaan kampus, pada saat saya dan teman-teman endapatkan info  dari berbagai grup kampus bahwa pengembalian buku pinjaman perpustakaan kampus harus dikembalikan di salah satu rumah pengelola perpustakaan tersebut, dan itu bagi saya malah memberatkan mahasiswa karena otomatis mahasiswa yang meminjam buku di perpustakaan kampus pasti keluar dan mencari buku tersebut, karena mereka takut dengan sanksi yang diberikan apabila mereka telat dalam emngambalikan buku tersebut. Bagi saya cara tersebut salah, seharusnya biarkan saja buku tersebut masih dipegang oleh mahasiswa dan dikembalikan nanti pada saat perkualiah aktif kembali, agar mahasiswa tetap berada di ruamhnya masing-masing.
Pada saat libur kuliah, perkuliaham juga dilaihakn denga perkulihan online, jujur kuliah online itu kurang efektif apalagi kalo harus presentasi melalui grup wa. Akan lebih baik apabila perkulihan dilaihkan dengan tugas aja.
Penyebaran virus Corona semakin banyak memakan korban di Pontianak, dengan cepat pemerintah kalbar pak sutarmidji bergerak dengan menutup akses-akses keramian, dan menutup jalur masuknya orang-orang yang berasal dari luar negeri. Bahkan orang-orang Indonesia yang berada di Negara lain di larang untuk pulang untuk menjaga terhindarnya dari virus tersebut.
Selama libur ini saya hanya mengabiskan waktu diruamh dengan ponsel saya, semua social media banyak berkaitan dengan virus Corona tersebut, banyak juga saya jadi lebih mengathui bagaimana cara memelihara kesehatan, bagaimana menghindari gejala-gejalan yang menandai virus tersebut.
Karena libur yang panjang, bayank mahasiswa yang memilih untuk pulkam, saya sebenarnya disuruh orang tua saya pulka pada saat itu, karena mereka khawatir dengan virus Corona yang semaki menyebar di kota Pontianak, tetapi saya ragu karena jarah kampong saya itu jauh, bias memakan waktu smapai 12 jam didalam bus, dan saya jyag berpikir bila di dalam bus ada yang terkena virus tersebut, jadi nda aman deh sayanya. Akhirnya saya pun tidak memilih pulkam dan menetap di Pontianak dengan alasan masih ada tugas yang harus diselesiakan dsini. Tetapi orang tua saya menelpon dan mengatakan apabila libur kampus diperpanjang karena masih bahayanya virus Corona tersebut, maka saya harus pulkam. Semoga april ini virus tersebut memudah dan alam eklamaan akan hilang dengan sednirinya… AAMIIN.
Dari berbagai social media yang saya lihat tentang mencegah virus Corona tersebut, kita dianjurkan untuk sering mengkonsumsi air putih, dam selalu mencuvi tangan dengan sabun. Berpergian apabila ada hal penting-penting saja, dan saat berpergian saya mencari masker dan tisu basah steril juga sangat susah, stok kedua barang tersebut sudah habis.
Kemudian kabar kematian akibat virus Corona tersebut semakin banyak memakan korban, saat itu juga banyak warga yang belanja banyak untuk stok makanan dirumahnya. Bahkan cafa-café ditutup, dan banyak info yang mengatakan bahwa masjid-masjid juga akan ditutup dan bahkan ada beberapa postingan yang mengatakan shalat jum’at dan shalat id akan ditiadakan di masjid, ini bagi saya adalah keputusan yang salah. Seharusnya kalo mau menjaga kesterilan masjid harus sering-sering di bersihkan, dan kalaupun ada kemauan, masjid bias dipasang alat pendeteksi virus tersebut, karena di China alat tersebut sudah ada, dan diterapkan di tempat-tempau umum, dan kendaraan umum lainnya.
Dari info tentang ditutupnya masjid karena virus tersebut banyak membuat kontrofersi di sebagian masyarakat, mereka kurang setuju dengan keputusan tersebut apabila harus menutup tempai ibadah tersebut. Tapi sepertinya keputusan tersebut tidak begitu resmi, buktinya masih banyak masjid yang buka hanya saja ada sebagian masjid yang mewajibkan kita membawa sejadah sendiri dari rumah dan tidak disediakan sejadah dari masjid.
Saya juga melihat beberapa sosmed mengabarkan bahwa pemerintah juga banyak menggerakkan relawan-relawan untuk menyemprotkan cairan pensteril di berbagai tempat umum, seperti di masjid-masjid, dan tempat ibadah lainnya.
Tentang virus Corona ini saya sempat berpikir bahwa virus ini adaah ciptaan orang China, karena ada eberapa alas an yang saya temukan, pertama penyebaran pertama virus ini terjadi di Wuhan, dan vaksin pertama kali di ciptakan juga di wuhan. Alasan kedua, apabila Corona ini terjadi karena orang mengkonsumsi makanan yang aneh, kenapa baru sekerang adanya, sednagkan kebiasaan orang China makan makanan seperti itu sudah sejak dulu. Jadi saya berpikir ini adalah permainan bisnis ekonomi dengan mereka enciptakan virus dan menciptakan vaksinnya.
Pemikiran lain saya mengatakan ini adalah teori gensida. Teori ini saya dapatkan setelah saya menonton Avenger yang di film tersebiu tanos berusaha memusnahkan sebagianpenduduk bumi karena baginya mnusia sudah melebihi kapasitas sumber daya alam di bumi. Dari situ saya beranggapan ini seperti teori tanos tersebut, jadi corona ini memusnahkan sebagai manusia demi keseimbangan alam.. hahaha lucu sih.
Jadi dari cerita diatas itulah beberapainformasi yang saya dapatkan dari melihat hp seharaian diruamh demi menghindari vrus Corona tersebut.
Kemudian penulis berpesan bagi para pembaca untuk tidak panik dengan virus corona tersebut, kita boleh takut tapi jangan panik, jadi kita cukup menjaga kesehatan badan dengan mengkonsumsi makanan yang sehat, perbanyak minum air putih, perbanyak minum-minuman yang hangat, terutama air jahe dan air kencur, dan bila berpergian gunakan masker dan hindari kontak fisik dengan orang lain.
Teman-teman harus ingat aja, kita semua dilindungi kok sama Tuhan kita masing-masing, apalagi kalo kita sering berdoa dan meminta keselamatan dan kesehatan bagi kita, InsyaAllah kita semua diberi kesehatan dan diberi kemudahan dalam menjaga diri dari virus Corona tersebut. Dan pesan saya, jangan mudah percaya dengan isu-isu hoax yang beredar, apalagi sekarang maraknya penipu dan perampok yang menyamar menjadi petugas kebersihan dengan alas an iningin menyemprot rumah, tetapi mereka adalah perampok.
Jadi saran saya, apabila ada orang asing datang kermah, jangan terima sembarangan, bila perlu periksa terlebih dahulu orang tersebut.
Oke guys… sekian cerita saya tetang pengalaman bersama virus Corona, ya ada yang menegangkan dan ada juga yang menyenangkan.. dasar.
Sekian terima kasih, sering-sering lah membaca dan jangan mudah terpengaruh hoax diluar sana.
Oke sampai jmpa lagi di tulisan selanjutnya, terima kasih..








Sabtu, 14 Maret 2020

LAPORAN PERJALANAN (Studi Pencarian Data Kearsipan Kota Pontianak)

LAPORAN PERJALANAN
(Studi Pencarian Data Kearsipan Kota Pontianak)

Pada hari senin, tanggal 09 Maret 2020 perkuliahan pada mata kuliah Penulisan Karya Ilmiah ditiadakan. Pada saat itu juga, ibu Ninda selaku dosen mata kuliah Penulisan Karya Ilmiah memberikan tugas kepada mahasiswa PAI semester 6 untuk mencari data kearsian kota Pontianak di berbagai lokasi, seperti Perpustakaan Provensi bagian kearsipan, Perpustakaan wilayah kota Pontianak, dan kantor Kearsipan Pontianak.
Perjalanan kami mulain dari kampus menuju Perpustakaan Daerah Kalimantan Barat, disitu kami tidak mendapatkan data langsung mengenai kearsipan kota Pontianak, sebenarnya ada bagian kerasipan yaitu di gedung belakang, hanya saja perlu surat izin jika harus kesana, oleh karena itu kami hanya diberikan link untuk acces ke blog kearsipan Pepustakaan Daerah Kalimantan Barat yaitu http://perpustakaankalbar.blogspot.com/?m=1 .

(Ruang baca Pepustakaan Daerah Kalimantan Barat)

Setelah itu, saya dan teman-teman pindah menuju musium kalbar, tapi sayangnya pada saai itu musium dalam kondisi tutup. jadi, saya dan teman-teman langsung menuju kantor kearsipan kota pontoanak di samping rumah Melayu Kalimantan Barat.

(Halaman Rumah Melayu Kalimantan Barat)

Di sana, kami langsung menuju kantor kerasipan kota Pontianak. sesampainya di sana, kami langsung berbicara kepada pengawas atau pengurus dari kantor kearsipan tersebut. disitu kami langsung menjelaskan maksud dan tujuan kami datang ke kantir tersebut. kami mengatakan bahwa kami adalah mahasisa IAIN Pontianak semester VI PAI A, dan bertujuan untuk mencari data tentang kearsipan dari kota Pontianak. Akhirnya kami pun dipersilahkan masuk dengan catatan harus mengisi buku tamu sebagai bukti kunjungan ke kantor kearipan kota Pontianak.

(Pengisian buku daftar kunjungan kantor Kearsipan kota Pontaianak)

Kemudian kami pun dipersilahkan masuk, saya cukup terkesima dengan suasana di kantor kerasipan tersebut, tidka banyak barang-barang berharga seperti di musium pada umumnya, hana saja kantor kearsipan lebih banyak menyimpan barang-barang atau bukti-bukti bersejarah lewat arsip, seperti foto-foto para tokoh, foto kerajaan-kerajaan yang ada di kalbar, foto segala bentuk kegiatan masyarakat dulu, foto tentang kepresidenan bahkan sampai bupati dan lainnya, bahkan data arsip teks-teks bersejarah yang asli juga diarsipkan disana. 

(Pontianak Punye....)

setelah saya berputar-putar di gedung tersebut, saya dan teman-teman diajak oleh pengurus kantor kearsipan tersebut untuk menonton sejarah terbentuknya pancasila di ruang audia Visual, disana kami menyaksikan film terdahulu tentang terciptanya lambang garuda pancasila.

(Ruangan Audio Visual)

Setelah menonton film tersebut kami melanjutkan untuk melihat-lihat barang-barang kerasipan dari kota Pontianak. barang-barang yang di sana emang lah barang-barang lama, tetapi barang itulan yang menjadi saksi bisu terbentuknya indonesia yang damai ini, jadi barang tersebut sepatutnya harus di jaga dan di rawat keasliannya.
sekian perjalana kami mencari data kearsipan dari kota Pontianak, semoga kami sehat selalu dan berkah dalam menjalankan setiap kegiatan, agar terus dapat memberikan informasi terbaru dan bermanfaat bagi para pembaca..
Rajin-rajinlah membaca... Salam Selembar Kertas.


Pantun Buat Pembaca..
Buah manggis buah kedondong
Gue nulis, lo yang baca dong..




Minggu, 08 Maret 2020

MANFAAT DAUN JAMBU BIJI BAGI KESEHATAN

Saya mau berbagi resep kesehatan nh, ini pengalaman saya ketika saya sakit, semoga bermanfaat ya guys....

MANFAAT DAUN JAMBU BIJI BAGI KESEHATAN
Tanaman jambu biji adalah jenis tanaman buah yang sangat banyak di Indonesia dan sangat mudah dijumpai. Tanaman ini sangat mudah untuk ditanam, dan sangat gampang hidup dimanapun. Tanaman jambu biji sudah ada sejak dulu hingga sekarang. Tanaman ini juga sudah banyak dikenal oleh kalangan masyarakat, baik perkampungan bahkan perkotaan hingga ke laur negeri.
Tanaman jambu biji sudah lama memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, tetapi masyarakat hanya mengatahui pemanfaatan dari buahnya saja. Selain buahnya bisa untuk dimanakan, buah jambu biji juga banyak mengandung vitamin C. 
Selain buahnya yang bias dikonsumsi dan memiliki kandungan Vitamin C yang tinggi, Daun jambu biji ternyata memiliki khasiat tersendiri bagi tubuh kita, baik untuk kesehatan maupun untuk obat penyakit tertentu. Daun jambu biji itu bermanfaat untuk pengobatan diare, sariawan, ambeien, kembung pada anak dan masih banyak khasiat yang lainnya. Jadi kita gunakan terlebih dahulu pengobatan herbal karena pengobatan herbal itu tidak begitu beresiko bagi kesehatan manusia dan sebenarnya paling baik itu adalah pengobatan yang alami, yang tidak ada unsur zat-zat kimia.
Untuk pengobatan pada diare, ambil daun jambu biji muda secukupnya, kemudian tambahkan sedikit garam, rebus, dan minum air nya.
Untuk pengobatan sariawan, rebus 1 genggam daun beserta sedikit kulit batang tanaman jambu biji, kemudian saring dan minum air nya.
Untuk pengobatan ambeyen, ambil daun jambu biji secukupnya dan 1 buah pisang batu, kemudian tumbuk keduanya, kemudian minum air nya.
Semoga bermanfaat teman-teman, ini sekedar pengalaman saya saat saya sakit...
Waktu itu saya pernah sakit diare dan sariawan, itu waktu saya sudah sma, saya sudah tau tentang bagaimana penggunaan daun jambu biji tersebut, karena sudah belajar di sekolah, tapi waktu itu ibu saya yang menyiapkan semuanya. Kalo di tanya rasa, pasti ndak enak, apalagi kalo air rebusan daunnya di campur garam, rasanya pengen muntah, tapi itu lah obat, khasiatnya banyak.



Jumat, 06 Maret 2020

KEUNIKAN TRADISI GUNTING RAMBUT PADA ANAK KETURUNAN KERAJAAN ISLAM KUBU DI DESA KUBU KABUPATEN KUBU RAYA

KEUNIKAN TRADISI GUNTING RAMBUT PADA ANAK KETURUNAN KERAJAAN ISLAM KUBU DI DESA KUBU KABUPATEN KUBU RAYA


Pada zaman sekarang ini, masih banyak tradisi yang tetap dipertahankan secara turun temurun dari nenek moyang hingga ke anak cucu pada suatu masyarakat. Hal ini juga terjadi di Desa Kubu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan barat.
Di antara tradisi yang masih ada di masyarakat Desa Kubu adalah tradisi gunting rambut terhadap anak bayi keturunan dari raja Kubu. Dalam pelaksanannya keluarga atau orang tua bayi tersebut membuat rumah yang keseluruhannya terbuat dari tebu, yang mana mereka menyebutnya sebagai “Rumah Tebu”. Kemudian dibutuhkan juga 40 macam jenis kue yang diletakkan di dalam rumah tebu tersebut hinggan ke depan pintu rumah, kemudian perlengkapan lain seperti pokok telok (pohon telur), kelapa muda, kalung emas, gunting, breteh (beras kuning), tepung tawar dan uang logam.
Dalam pelaksanannya tradisi ini diawali dengan pembacaan al-Barzanji, kemudian rambut bayi diikat dengan benang dan setiap ikatan diberi daun pandan dan jumlah ikatan sesuai dengan jumlah orang yang akan memotong rambut anak tersebut. Setelah selesai maka bayi di tuntun berjalan dari atas rumah tebu menuju pintu depan sambil menginjak kue-kue yang telah disusun menuju pintu tersebut. Setelah itu, baru kue tersebut dimakan oleh masyarakat dan sekalian penaburan breteh yang sudah dicampur dengan uang logam yang diperebutkan oleh anak-anak. Selanjutnya bayi dibawa keluar dan sebelum menggunting rambut membaca doa singka untuk anak tersebut. Kemudian dilaksanakan gunting rambut dan yang menggunting rambut anak tersebut masing-masing diberikan pokok telok, setelah itu barulah membaca doa bersama-sama.


Minggu, 01 Maret 2020

Identitas Asmaji_Blogger

    Nama saya Ivan Madrid Asmaji, saya lahir di kota Sintang, pada 05 Oktober 1999. Saya pindah ke Putussibau, Kapuas Hulu pada saat saya kelas 2 SD. Jadi saya sering mengatakan saya itu berasal dari Kapuas Hulu. Saya adalah anak pertama dari 3 bersaudara, dan suku saya adalah suku Jawa.
Sekarang saya kuliah di Pontianak, tepatnya di IAIN Pontianak. Sekarang saya sudah menduduki semester 6, dimana pada masa ini kita di tuntut untuk bisa mulai dalam pembuatan skripsi, baik dari judul maupun dari proposal penelitian.
Hobbi saya adalah bermain futsal dan memancing. Saya menyukai 2 hobi tersebut karena yang pertama bisa melatih kerja sama tim, dan yang kedua bisa menambah atau melatih kesabaran.
Filosofi hidup saya adalah, "Biarkan Bunga Tumbuh Indah". Artinya saya akan membiarkan sesuatu yang indah, semuanya sudah pasti indah, hanya saja kita yang tidak tau cara menikmati keindahan tersebut, jadi ikutin aja takdir dari Tuhan.

HARI KIAMAT (Perspektif Akidah ASWAJA)

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kembali lagi dengan Asmaji_Blogger, semoga semuanya sehat dan tetap semangat dalam membaca d...