Sabtu, 04 April 2020

KULIAH ONLINE, ANTARA SOLUSI ATAU ILUSI

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Hello guys, kembali bersama Asmaji Blogger, kali ini saya akan meceritakan pengalaman kuliah online saya kepada para pembaca, yang mana saya berpendapat bahwa kuliah online bisa menjadi solusi atau ilusi bagi mahaiswa yang menerapkan kuliah online tersebut. Oke simak penjelasannya berikut ini!
Sebelumnya, perkenalkan nama saya Ivan Madrid Asmaji sebagai penulis asmaji Blogger ini merupakan salah satu mahasiswa semester 6 Pendidikan Agama Islam di IAIN Pontianak. Berdasarkan surat edaran yang resmi dikeluarkan oleh pihak pemerintah, maka kampus IAIN Pontianak menanggapi surat perintah tersebut untuk melakukan kegiatan perkuliahan secara daring (online). 
Perkuliahan online yang dilakukan oleh kampus IAIN Pontianak sudah berjalan sekitar 2 sampai 3 minggu. Awalnya, perkuliahan online tersebut di batasi sampai tanggal 27 maret mahasiswa diharapkan hadir kembali di kampus, tetapi keadaan berkata lain, penyebaran virus corona semakin merajalela di kota Pontianak, oleh karena itu rektor IAIN Pontianak membuat keputusan bahwa perkuliahan selama 1 semster ini dilakukan secara online. 
Pengalaman saya dalam perkuliahan online selama ini sangat beragam, terkadang hal tersebut bisa membuat kita nyaman dan menjadi sebuah solusi, tetapi hal tersebut juga bisa membuat kita kesusahan dan hanya menjadi sebuah ilusi bagi kita. Kuliah online yang saya dan teman-teman gunakan menggunakan aplikasi WhatsApp, terkadang juga berupa video atau rekaman suara tentang kejeasan-kejelasan materi perkuliahan. Semua mata kuliah yang saya ambil pada semester 6 ini sudah menerapkan kuliah online. Semua mata kuliah sudah menerapkannya, seperti perkuliahn online melaui grup WhatsApp, pemberian tugas seperti pembuatan blog setiap minggu, pembuatan sinopsis buku setiap minggu dan pembuatan berita terkini setiap minggunya. Sedangkan dalam pembelajaran PAI, yaitu mata kuliah khusus pembelajaran, seperti Akidah Akhlak, Fiqh, Qur’an Hadits dan Sejarah kebudayaan Islam, kami di suruh untuk membuat RPP dan membuat video mengajar yang berdurasi selama 20-30 menit.
Memang kuliah online sangat membantu dan memudahkan para mahasiswa untuk belajar, saya bisa lebih belajar tentang teknologi, bisa kuliah dimana saja dan kapan saya, bisa kuliah sambil ngapaian aja, bahkan saya pernah kuliah di pinggir sungai saat sambil saya mancing. Susahnya dalam perkuliahan online adalah jaringan internet yan terkadang tidak stabil, ini yang merupakan keluhan terbesar bagi saya, kemudian dalam pembuatan video mengajar, diperintahkan untuk mengkondisikan ruangan sedemikian rupa seperti di dalam kelas, otomatis akan kesusahan untuk menyiapkan segalanya, apalagi di rumah saya tidak ada seperti papan tulis, atau lain sebagainya. Jadi karena itu hanya bisa saya bayangkan dan itu yang menjadi ilusi bagi saya.
Intinya bagi saya, kuliah online bisa menajdi solusi, tetapi juga bisa menjadi ilusi atau bahkan bisa menjadi beban apabila terdapat masalah dalam perkuliahan online tersebut.

2 komentar:

HARI KIAMAT (Perspektif Akidah ASWAJA)

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kembali lagi dengan Asmaji_Blogger, semoga semuanya sehat dan tetap semangat dalam membaca d...